Langsung ke konten utama

Tips memakai progressive lens

Ada beberapa kasus dimana custumer kesulitan memakai lensa progresif, disini kami coba memberikan beberapa tips agar anda terbiasa menggunakan lensa progresif.
Kunci utama agar anda nyaman menggunakan lensa progresif adalah kesabaran, dimana kita dituntut merubah kebiasaan melihat dr lensa single vision yang kita gunakan bertahun2, diganti menjadi lensa progresif (multifocal lens). Apabila anda sudah terbiasa menggunakan lensa progresif, anda akan sangat terbantu dalam aktifitas anda sehari2 dengan lensa progresif.

Lensa progresif merupakan lensa multifocal dimana bagian atas merupakan area untuk melihat jauh, tengah untuk melihat komputer dan bawah merupakan area untuk anda membaca. Harus diingat bahwa setiap lensa progresif pasti terdapat daerah abrasi/distorsi pada kiri kanan lensa, hal ini terasa terutama pada saat anda melirik kiri kanan. Oleh sebab itu ada beberapa tingkatan lensa progresif, seperti yang pernah kami bahas sebelumnya (http://artikeloptikbryant.blogspot.co.id/2018/03/mengapa-harga-lensa-progresif-bisa.html).

Bagi anda yang pertamakali memakai lensa progresif, umumnya perlu melakukan adaptasi beberapa hari bahkan sampai 2 minggu, jangan kwatir itu wajar dan focus apabila sudah terbiasa anda akan sangat terbantu dalam aktifitas anda sehari2.


Cobalah memakai beberapa jam pada hari pertama anda memakai lensa progresif dan jangan dipaksakan, hari berikutnya ditambah 1 jam pemakaian lagi, terus menerus sampai anda terbiasa menggunakannya. Lakukan secara bertahap, mulai dengan melihat beberapa area lensa. Umumnya kesulitan adaptasi dimulai dengan karena anda terlalu banyak menggerakkan kepala terlalu banyak. Harus ingat lagi yang diutamakan adalah pergerakkan bola mata bukan kepala anda agar cepat beradaptasi !

Bagian atas lensa untuk melihat jauh, lalu turunkan bola mata perlahan-lahan jangan terlalu bawah untuk melihat bagian tengah lensa, anda akan merasa perubahan penglihatan , area tengah lensa untuk melihat pekerjaan komputer,dashboard mobil, memasak dll, yang membutuhkan penglihatan jarak menengah. Lalu turunkan bola mata lagi untuk melihat bagian bawah lensa, untuk area membaca.
Harus diingat lagi bahwa pada lensa progresif adalah permainan bola mata  lurus kedepan, bukan kepala anda. Kecuali anda ingin melirik kiri kanan, leher anda harus ikut menoleh, kalau tidak akan terkena area abrasi/distorsi pada lensa progresif

Lakukan latihan diatas dengan sabar dan secara terus menerus, sampai anda terbiasa setiap area pada lensa progresif.

Semoga tips diatas dapat membantu anda dalam menggunakan lensa progresif dalam aktifitas sehari-hari.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silau berkendaraan pada malam hari? Solusinya yaitu Crizal Drive !!!

Kita menghabiskan banyak waktu di jalan namun masalah yang sama selalu muncul pada saat kita mengemudi terutama pada malam hari. Apakah anda pernah mengalami pantulan cahaya dan silau pada saat berkendaraan terutama malam hari, baik dari lampu kendaraan, lampu lalu lintas, lampu jalan, lampu2 reklame dan banyak lagi, kami yakin anda pernah mengalaminya. Anda tau bahwa refleksi dan silau sangat berbahaya bagi kesalamatan anda dan orang lain yang berada di kendaraan anda, karena sangat menggangu penglihatan anda loh..

Akhirnya telah hadir di Indonesia, yaitu Essilor Crizal Drive (per16 April 2018) yang akan memberikan pengalaman baru untuk penglihatan yang lebih jelas pada saat malam hari dengan mengurangi pantulan cahaya.









Crizal Drive dirancang khusus untuk membantu anda melihat dengan jelas untuk berkendaraan siang dan malam, AMAZING bukan!!! Dioptimalkan untuk mengemudi malam hari,  Crizal drive mampu mengurangi refleksi/pantatulan cahaya hingga 90% dibandingkan dengan lensa biasa. In…

Mengapa harga lensa progresif bisa sampai jutaan?

Pernah mendengar pepatah "Apa yang kamu bayarkan, itu yang kamu dapatkan". Pepatah ini berlaku juga pada
kwalitas lensa, yang dalam hal ini kami bahas khusus tentang lensa progresif.

Lensa progresif itu ada 3 tingkat desain, yang kami coba jelaskan dr yang termurah ke yang termahal.


Tingkat 1, adalah yang termurah (harga berkisar 300k-400k), jenis progresif ini menggunakan
teknik penggosokan konvensional/traditional, atau sekarang ini dinamakan desain PAL. Dimana hanya pada bagian luar lensa saja. Jelas abrasi/distorsi kiri kanan
lensa sangat besar dan luas pandang jauh dan membaca menjadi sangat sempit.

Tingkat 2, untuk berbagai macam merk lensa namanya berbeda2 misalnya pada Essilor (Varilux Liberty 3.0, Comfort 3.0 dan Pyhsio 3.0),
HOYA (Aplitude Dynamic, Summit Dynamic dan Premium Dynamic), dan sebagainya.
Pada tingkat 2 ini istilah umumnya desain Free Form/Digital, dimana penggosokan pada bagian dalam lensa.
Sehingga memberikan kenyamanan yang lebih dr tingkat 1, teruta…

Perbedaan Essilor Sunsations, Transitions VII dan Xtractive

Kami akan mecoba menjelaskan perbedaan dari 3 Jenis Product Essilor Indonesia (Sunsations, Transitions VII dan Xtractive Trans VII), yang banyak custumer kami tanyakan.

1. Essilor FSV Sunsations 1.56 Crizal, merupakan jenis Photocromic Standard dari Essilor. Pada Photocromic yang sejajar dengannya, Sunsations sudah lebih baik dari segi kegelapan dan kecepatan perubahan serta memiliki lapisan coating Crizal yang jernih dari Essilor. Product ini diperuntukkan untuk orang yang menginginkan lensa Photocromic dengan lapisan jernih dan licin dari Crizal yang cukup baik dengan harga yang terjangkau(Rp. 575.000;)


2. Transitions VII, merupakan lensa Adaptive yang sangat baik dari Essilor, dengan kegelapan yang lebih gelap sekitar 72%, serta perubahan kegelapan/kembali jernih saat di dalam ruangan yang sangat cepat. Jernih didalam ruangan hampir sama dengan jenis lensa clear. Tersedia dengan pilihan coating crizal yang lebih lengkap (Crizal Forte UV, Crizal Optifog dan Crizal Prevencia). Dengan t…